Jumat, 06 Februari 2009

Say with Flowers,,

Teman-teman,,Hati-hati loh dalam memilih bunga, karna mencerminkan cinta kamu..
Nah berikut adalah pesan yang di sampaikan oleh masing2 jenis bunga; Jangan sampe bunga untuk pacar ato istri di kaseh ke selingkuhan. .. wakakkakakakakaka

Gardenia
Kalo kamu naksir dia, tapi nggak berani nyapa apalagi mengungkapkan kata Cinta, Beri bunga gardenia, Bunga ini mempnyai arti " secret love" ( diam-diam kamu suka ma dia

Iris
Dengan bunga ini, kamu bisa mengatakan " saya ingin menjadi lebih dr sekedar sahabatmu". Bunga ini berarti juga bahwa kamu sangat care dan siap sedia kapan pun dia butuhkan.

Mawar pink atau Mawar putih
Kalau hubungan lagi buruk, akibat satu ato beberapa hal, coba deh kirimi dia bunga ini. bunga-bunga jenis ini sangat tepat untuk mengatakan " saya maseh cinta dan akan selalu mencintai mu"

Bakung
Untuk mengatakan "bahwa kamu adalah sau-satunya dalam hidupku", coba beri dia bunga bakung ato bunga-bunga lain yg berwarna kuning, bunga ini juga berarti bahwa " kamu adalah orang yang paling special dalam hidupku"

Primrose
Bunga mawar yang kelopaknya kecil-kecil ini punya arti yang sangat mendalam. kayaknya kamu sudah benar-benar mentok dengan dengan orang ini, bunga ini berkata " saya nggak bisa hidup tanpamu"

Tulip merah
Kalau kamu menerima bunga tulip merah kamu layak berbahagia. karena bunga ini mengatakan bahwa kamu adalah "Perfect love" dalam hidupnya, si pengirim ingin mengungkapkan bahwa kamu seindah bunga itu.

Forget me not
Dari namanya ajah, kita sudah bisa menebak apa yang ingin di sampaikan kalo ngaseh bunga jenis ini, karangan bunga kecil berwarna biru ini mengungkapkan bahwa si pengirim menemukan " true love " pada dirimu.

Mawar Merah
Bunga ini melambangkan " cinta dan gairah ". artinya, kamu sudah serius lahir bhatin sama dia, dan siap melangkah ke jenjang yang lebih jauh, seperti tunangan atau menikah.

Neh yang terakhir neh jangan sampe di kaseh ke selingkuhan ya, semoga anda mendapat bunga yang sesuai dengan yang di harapkan....
Say with Flowers,,

Rabu, 05 November 2008

Uang Damai?! NO WAY...!!!!

Hey..hey, semuanya..pa kbr hari ini?
Aku punya info yang cukup penting nie buat kalian..dan mudah2n bermanfaat. apalagi buat kalian yang punya kendaraan pribadi atau sering menggunakan taksi dsb dalam beraktivitas sehari-hari. pasti udah ga asing dong sama yang namanya PENILANGAN POLISI. Nyaris setiap orang yang berkendaraan pernah merasakannya. bahkan ada celetukan klo punya kendaraan belom pernah ditilang, ga seru...HAHAHHAa.....padahal kan lebih bagus ga pernah ditilang sama sekali, itu artinya kita disiplin di jalanan, taat sama peraturan yang udah dibuat sama negara...MERDEKA!!!(hehe..)
Oia, anyway nie aku punya informasi soal pengalaman seseorang yang berhasil dengan sukses cemerlang lolos dari penilangan polisi. bukan ngajarin yg ga bener ko maxudnya..baca aja dulu yah,,selanjutnya terserah Anda..
selamat membaca,,


=================================================================

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja untuk kebutuhan lebaran, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang taksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempat teringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.

Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak…

P : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak

P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil buku tilang…lalu menulis dengan sigap
Sop : Pak jangan ditilang deh… wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana… kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah…saya tilang saja…kamu tau gak banyak mobil curian sekarang… (dengan nada keras !! )
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya…Saya mau yg warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU… Dulu kamu bisa minta form BIRU… tapi sekarang ini kamu Gak bisa… Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya …berani betul sopir taksi ini …
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU… Bapak kan yang gak mau ngasih

P : Kamu jangan macam-macam yah… saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh… kan bapak yg bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah … wah hebat betul nih sopir …. berani, cerdas dan trendy … (terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)
Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan "shoot pertama" (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi
P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak…. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)

P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil berkata "nih kamu bayar sekarang ke BRI … lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini, saya tunggu"..
S : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong kalo gini dari tadi kan enak…

Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada saya, "Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya ... mau transfer uang tilang . Saya berkata ya silakan.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, … "Hatiku senang banget pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu." "Untung saya paham macam2 surat tilang."

Tambahnya, "Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI…. Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!"

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.
Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai
tilang.

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda.

Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN).

Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.
You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.

Skema prosedur tilang untuk penggunaan surat tilang MERAH dan BIRU. Mohon dipelajari sehingga kita dapat terhindar dari oknum-oknum nakal dijalanan.